Posted: Senin, 29 Maret 2010 by andry in
0

Sumpah

Pada hari kamis kemarin, tgl 17 maret 2010 saya dikejutkan denga sebuah sms yang berbunyi

“Baca dengan keras ( ada lafadz ALLAH) Saya bersumpah saya akan mengirim lafal ini ke-9 teman saya kalau tidak saya rela untuk tidak sukse untuk selama-lamanya”

Begitula sms yang saya terima kemarin sore…lalu tersiratlah dalam pikiran saya untuk membaca kitab fiqih sunnah karya sayyid sabiq yang cukup terkenal itu…dibawah ini akan saya sampaikan tentang BAB SUMPAH

Ø Sumpah ( Al – aymaan )

Sumpah atau Al –aymaan adalah jamak dari kata yamiin, yang berarti tangan kanan .Penggunaan kata aymaan dengan makna sumpah disebabkan kebiasaan orang- orang terdahulu yang mengambil sumpah satu sama lain dengan cara saling memegang tangan kanan.

Dalam termonologi syari’at islam, kata yamiin berarti pernyataan akan sebuah permasalahan dengan menyebutkan nama ALLAH atau salah satu sifatNYA.

Ø Syarat dan rukun sumpah

Ada beberapa syarat sumpah, diantaranya berakal(aqil),baligh,islam,dan mampu menentukan pilihan dan perbuatan baik.Jika seseorang dipaksa untuk bersumpah maka sumpahnya dianggap tidak sah.

Ø Macam –macam sumpah

Sumpah dibagi menjadi 3 kategori yaitu :

Ø Sumpah al – Laghwu (sumpah gurauan ) adalah sumpah yang diucapkan tanpa maksud yang sebenarnya , seperti contohnya : Demi Allah anda harus makan,Demi Allah anda wajib hadir,Dll.

Dari aisyah ra : ia berkata “Adapun sebab diturunkan ayat “ALLAH tidak menghukum lantaran sumpahmu yang bergurau(tidak bermaksud) (Al-Baqarah:225)

Hukum atas sumpah ini adalah Tidak ada kafaratnya..atau tidak ada sanksinya.

Ø Sumpah mun’aqadah ( sah ) adalah sumpah yang diniatkan oleh pelakunya dengan benar – benar dan tulus.Sumpah semacam ini adalah bentuk sumpah yang sesungguhnya, karena dibarengi oleh niat dan tujuan tertentu bukan gurauan belaka.

Hukum sumpah mun’aqadah adalah Wajib kafarat jika melalaikannya sebagai mana firman ALLAH swt .,

ALLAH tidak menghukum lantaran sumpahmu yang bergurau(tidak bermaksud),tetapi ALLAH menghukum kamu lantaran (sumpahmu) yang disengaja dalam hatimu.Dan ALLAH Maha Pengampun,lagi Maha Bijaksana (Al -baqarah:225)

Ø Sumpah Ghammus ( sumpah palsu )

Sumpah ghammus atau ash – shaabirah adalah sumpah dusta yang dapat mengilangkan hak – hak atau bertujuan memalsukan dan menghianati hak orang lain.Sumpah palsu termasuk dari dosa besar dan sumpah ini tidak terkena kafarat bagi pelanggarnya disebabkan dosa nya terlalu besar, tapi oleh ALLAH langsung dimasukan kedalan neraka Jahanam.

Pelaku sumpah palsu diwajibkan untuk bertobat dan wajib memenuhi apa yang ia palsukan dalam sumpahnya Allah berfirman :

Dan janganlah kamu jadikan sumpah-sumpahmu sebagai alat penipu di antaramu, yang menyebabkan tergelincir kaki(mu) sesudah kokoh tegaknya, dan kamu rasakan kemelaratan (di dunia) karena kamu menghalangi (manusia) dari jalan Allah; dan bagimu azab yang besar

.( An – Nahl : 94 )

Adapun hadits Nabi SAW :

§ Dari Abdullah bib amr r.a., bahwa Nabi Muhammad saw. bersabda ,

Diantara dosa – dosa besar adalah syirik kepada ALLAH, durhaka pada orang tua, membunuh manusia, sumpah palsu” ( HR.Bukhari)

Jadi setelah kita bahas diatas tentang hukum berkaitan denga sumpah, sms yang tadi adalah contoh dari sumpah laghwu ( main – main) karna sumpah tersebut tidak ada maksud dan tujuan yang jelas.,Kemudian syarat dari sumpah adalah Niat dari si pelaku sumpah itu sendiri..Berbeda dengan kita hanya membaca sumpah dari sebuah sms, maka itu jauh sekali dari kebenaran.

Saya menghimbau kepada diri saya sendiri dan anda semua bahwa sms-sms seperti itu adalah sebuah cara membuat umat islam menjadi SYIRIK saja…supaya percaya dengan sebuah sms,bahkan sampai tingkatan yang paling parah jika kita sudah meyakini itu adalah benar walaupun sedikit saja di hati kita..maka kita termasuk SYIRIK karena kita telah yakin kepada selain ALLAH berkaitan dengan keselamatan manusia…

baik ikhwah semuannya mungkin ini yang bisa saya sampaikan mudah – mudahan ada manfaatnya Khususnya bagi diri saya sendiri dan umumnya bagi anda semuanya..

Wassalamalaikum,Warahmatullahi,Wabarakatu


Baca Lagi..